Corpotate Social Responsibility (CSR) PT Panorama Indah Permai atau yang lebih dikenal dengan Saloka Term Park Tuntang Kabupaten Semarang, melaksanakan kegiatan simpatik bertajuk dolan bareng 1.000 anak yatim yang diselenggarakan pada hari Jumat Tanggal 2 Desember 2022. Selain mengundang 1.000 anak yatim dari Lembaga Kesejahteraan Sosial anak (LKSA), kegiatan ini juga menggandeng Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) yang anggotanya terdiri dari semua semua LKSA se-Kabupaten Semarang ( ada 64) LKSA.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepatuhan perusahaan di Kabupaten Semarang terhadap Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Tanggung Jawab Sosial. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan yang selanjutnya disebut TJLSP adalah komitmen Perusahaan untukberperan serta dalam pembangunan ekonomiberkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang ber manfaat, baik bagi Perusahaan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya (Pasal 1 ayat 7 Peraturan Daerah Kabupaten Semarang Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Tanggung Jawab Sosial). TJLSP dilaksanakan dengan menggunakan prinsip-prinsip : kepedulian, koordinatif; dan terukur..Prinsip Kepedulian adalah rinsip kepedulian Perusahaan untuk menganggarkan TJSLP bagi kepentingan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan berdasarkan prosedur yang tepat dan professional.
Manajemen Saloka yang diwakili oleh Marlin, mengatakan bahwa Dolan bareng 1.000 anak yatim ini merupakan bentuk tanggung jawab Sosial Saloka kepada Pemerintah Kabupaten Semarang sekaligus merupakan bentuk kepedulian Manajemen PT PIP (PT Panorama Indah Permai) kepada anak-anak yatim. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menyatukan putra putri dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak di Kabupaten Semarang yang berbeda-beda keyakinan, diharapkan mempunyai jiwa toleransi yang tinggi. Bersatu dalam keberagaman, saling menghormati dan menghargai.
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang yang diwakili oleh Kepala Bidang PPSKS memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada manajemen Saloka Term Park. Dolan bareng seribu anak yatim ini diharapkan tidak hanya diselenggarakan tahu ini saja, namun diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun – tahun yang akan datang. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membantu anak –anak agar ceria dan bahagia, sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak dengan baik, agar anak – anak ini kelak menjadi Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan mereka kelak menjadi pemimpin bangsa ini pada 10-25 tahun yang akan datang. Selain itu, kegiatan dolan barengg seribu anak yatim ini juga merupakan bentuk promosi wisata di Kabupaten Semarang setelah 2 (dua) tahun terakhir sepi dan zero aktifitas dikarenakan pandemic Covid-19. Pada Tahun 2022 ini, pandemic telah surut karena 98 persen warga telah melaksanakan vaksin Covid-19 minimal sebanyak dua kali, ditambah vaksin booster 1 dan vaksin booster 2. Meskipun capaian vaksi booster baru mencapai 34 % berdasarkan Data Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang.
Diharapkan setelah Covid-19 surut ini, masyarakat dapat berwisata di berbagai destinasi wisata yang ada di Kabupaten Semarang agar perekonomian bergerak dan bangkit dari keterpurukan akibat pandemi. Hal ini juga sesuai dengan arahan Bupati Semarang dalam berbagai kesempatan, agar masyarakat lebih mengutamakan untuk berwisata di daerah sendiri daripada ke luar daerah.
Apabila perekonomian di Kabupaten Semarang bangkit, maka kesejahteraan dan kemakmuran akan meningkat, dan Kabupaten Semarang BERDIKARI yang menjadi visi dan misi bupati Semarang akan segera terwujud dan masyarakat semakin bahagia.